Arsip untuk Januari, 2007

Kelelawar Terbang

flying-fox.jpgdi sebuah kebun di cimahi, ada area bermain. flying fox, arung jeram, berkuda dan paint ball. flying fox menjadi pilihan, karena bergelantung, meniti, memanjat dan meluncur dapat memacu sedikit adrenalin.  

Komentar bertahan »

Merengkuh embun

stroberi.jpgbunga-stroberi.jpgkami melewatkan sabtu malam di rumah kayu yang hangat, di sebuah bukit di Cimahi yang cukup dingin malam itu. kakak dan adik, dua bocah yang tengah tumbuh, tak henti-hentinya menghidup udara bak ac gratis pemberian Allah ! . hiiii sejuknya sampai ke tulang sumsum. suhu tubuh kakak meningkat dan hidungnya basah oleh flu yang menerjang.

rumah kayu yang indah dan hangat, rumah salah seorang keluarga yang jarang dihuni itu, mendadak hangat oleh kedatangan kami. lebih dari lima belas orang, mengisi malam dengan tawa dan lagu, karena salah seorang di antara kami membawa perlalatan musik lengkap.

pagi hari kami menengok kebun, mengintip si cantik bunga strawberry dan buahnya yang tumbuh malu-malu di balik daunnya.  strawberry tampak merona, ketika tangan-tangan perjaka kecil menyentuh mereka dan mengulumnya di pagi yang dingin. 

Komentar bertahan »

cerita akhir tahun

akhir tahun, kami tidak bepergian. suara gemuruh terkadang memecah kheningan. malam itu langit berdandan. warna warni merona sekejap. lalu gelap. tahun akan berganti! teriak anak-anak sambil meniup terompet. mulut mereka sibuk mengunyah jagung bakar yang masih panas.

aku melihat bulan. bulan yang juga kau lihat tentunya dari belahan dunia sana. bagaimana kabarmu ? sudah tigapuluh musim hujan kulewati di negeri yang hangat.cavi5wlv.jpg

Komentar bertahan »

di halaman rumah

di bangku halaman rumah biasanya kami mengobrol. membicarakan apa saja. kadang bersaing dengan gemerisik daun. atau celoteh burung di dahan pohon.

aku akan mengajakmu masuk ke ruang tamu  rumah angsana, dan bersantap malam bersama kami. suatu hari nanti.

sekarang, aku akan mengajakmu ke kebun saja. karena kita bisa bercengkerama lebih intim di sini. …dan dedaunan menjadi latar belakang yang membingkai wajahmu. tunggu, kamu duduk di situ ya ? di depanku. agar bisa kuamati wajahmu, dan kurekam baik-baik dalam ingatanku. supaya nanti aku tak salah memanggilmu, saat kamu melintas di hadapanku. teras.jpg

Komentar bertahan »